Just another free Blogger theme

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Blog Archive

Thursday, October 31, 2013








Tekad pemerintahan Jokowi-Ahok mengembangkan potensi Jakarta jadi obyek wisata internasional, tidak sekadar Omdo (Omong Doang).


Di tengah operasi bersih-bersih pengamen topeng monyet di pinggir jalan, papan papan reklame ‘gawur’ juga ditertibkan.

Aksi menindak tegas papan-pan reklame (billboard) ‘melanggar’ itu, belakangan terus dilakukan.
“Pemasangan reklame dan billboard hanya akan merusak tata kota Jakarta,” kata Basuki T Purnama (Ahok) di Balaikota Jakarta.

Ahok menegaskan, tidak akan memberikan izin baru bagi papan reklame di Jakarta. Bagi pemilik reklame yang sudah mengantongi izin, pihaknya tidak tak akan memperpanjang.
“Enggak ada izin baru. Yang sudah ada, tidak usah diperpanjang lagi,” tegas Ahok.
Operasi bersih-bersih itu, terlihat di Jakarta Selatan, sebuah papan reklame berukuran besar dirobohkan.

Dari pantauan Licom, Rabu tadi (30/10/13), sejumlah petugas Satpol PP menggunakan tiga mobil bak terbuka, mendatangi papan reklame Indomaret di depan Bank Muamalat Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Petugas Satpol PP mengungkapkan bahwa perobohan reklame ini dilakukan lantaran tidak memiliki izin resmi. “Tidak memiliki ijin, maka dirobohkan,” kata petugas yang enggan menyebutkan nama kepada Licom, di lokasi.

Penertiban itu, tidak hanya membuat pemandangan yang sebelumnya terkesan penat karena papan reklame berdiri tanpa mengidakan estetika tata ringan, terlihat menjadi “plong”.

Tidak hanya itu. Warga yang berada di sekitar lokasi, juga senang menyaksikan penertiban seperti itu. Pasalnya, cuaca hujan yang tidak menentu mengkhawatirkan papan reklame roboh karena dipasang seenaknya.

sumber


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments:

Post a Comment