Just another free Blogger theme

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Blog Archive

Thursday, October 31, 2013








Bagi pengguna jasa transportasi kereta api, ada suasana yang berbeda saat berada di Stasiun Kereta Jakarta Kota, dan empat stasiun besar lainnya di Jakarta.


Bedanya, area stasiun tidak lagi jorok dan kotor. Justru jadi bersih tanpa noda sedikit pun menempel di area stasiun.

Ini lantaran 677 prajurit Cif, pembersih serba guna produksi Unilever Indonesia, melakuan kegiatan “Cif Cleaning Project 2013″. Kegiatan ini sukses membersihkan Stasiun Jakarta Kota dan empat stasiun ikonik lainnya menjadi bersih berkilau.

Kegiatan itu juga untuk menularkan semangat hidup bersih kepada masyarakat luas. Keempat stasiun itu,  yakni Stasiun Kereta Gambir, Manggarai, Tanjung Priok dan Tanah Abang.

Asep Haekal, Brand Manager Cif PT. Unilever Indonesia, Tbk, mengakuin “Cif Cleaning Project 2013″ dilakukan sejak 7 Oktober lalu, berakhir 29 Oktober 2013.

“Awalnya, kami berencana membersihkan satu stasiun saja, yakni Stasiun Kereta Jakarta Kota. Tapi, melihat animo yang begitu besar, akhirnya kami membersihkan empat stasiun kereta lainnya melalui sistem voting di media sosial, yakni Stasiun Kereta Gambir, Manggarai, Tanjung Priok dan Tanah Abang,” kata Asep kepada LICOM usai penutupan “Cif Cleaning Project 2013″ di Stasiun Kereta Jakarta Kota, Rabu (30/10/2013).

Dijelaskan Asep, sosial media yang dimaksud adalah website www.cifcleaningproject.com, papan berjalan dan giant wall di Car Free Day serta berbagai pusat perbelanjaan di Jakarta. Akhirnya, terkumpul 677.328 dukungan masyarakat.

Kemudian, dilakukan pembersihan 3000 meter persegi di area Stasiun Kereta Jakarta Kota, “Dan, membersihkan area stasiun kereta Gambir, Manggarai, Tanjung Priok dan Tanah Abang, serta 72 gerbong kereta api yang panjang,” ungkap Asep.

Lewat aksi bersih-bersih di stasiun ini, Asep mengharapkan penumpang kereta api dapat menerapkan budaya hidup bersih dalam keseharian, baik di rumah maupun di fasilitas publik serta menularkan budaya ini ke orang-orang sekitarnya.

“Contoh kebiasaan yang paling sederhana adalah membuang sampah pada tempatnya,” kata  Asep.
ERSA MAYORI

Selebritis Ersa Mayori ikutan tertarik kegiatan ini. Dia pun bersemangat mengajak publik menjalankan budaya hidup bersih dalam keseharian. “Budaya hidup bersih ini hendaknya jangan menjadi paksaan, melainkan sebagai suatu kebiasaan,” kata Mayori.

“Di rumah saya menyediakan tempat sampah di berbagai sudut agar mendidik anak-anak sedari  dini. Supaya rumah lebih higienis dan mempermudah pengolahan sampah, saya juga memisahkan tempat sampah organik dan anorganik,” tutur presenter gosip Insert di Trans TV ini.

sumber


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Pellentesque volutpat volutpat nibh nec posuere. Donec auctor arcut pretium consequat. Contact me 123@abc.com

0 comments:

Post a Comment