Just another free Blogger theme

Total Pageviews

Powered by Blogger.

Saturday, November 2, 2013








Akibat usainya kebijakan amnesti dari pemerintah Arab Saudi terhadap TKI overstayer, sedikitnya 402.311 TKI di Arab Saudi terancam sanksi.


Amnesti terhadap TKI overstayer akan berakhir 3 November 2013 besok. Namun sampai hari ini belum ada informasi apakah akan ada perpanjangan atau tidak.

“Data terakhir TKI yang ajukan amnesti ke perwakilan RI di Arab Saudi per 13 Oktober 2013 sebanyak 91.161 WNI/TKI,” kata anggota Timwas TKI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka kepada LICOM di Jakarta, Sabtu (02/11/2013).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, 91.161 WNI/TKI tersebut melapor melalui KJRI Jeddah sebanyak 86.922 orang dan yang melalui KJRI Riyadh sebanyak 4.239 orang.

Sementara yang sudah dipastikan mendapatkan amnesti baru 18.689 TKI/WNI. Rinciannya, dari KBRI Jeddah 14.978 orang dan KBRI Riyadh 3.680 orang. Padahal, Rieke mencatat adanya 421.000 TKI di Arab Saudi yang tidak memiliki dokumen.

“Tapi ini hanya berdasar pada TKI yang sudah tidak berdokumen. Sementara pastinya hingga kini belum diketahui. Pemerintah saja tidak memiliki data, apalagi saya,” bebernya.

Rieke menambahkan, para TKI yang mendapatkan pelayanan amnesti baru 20,50%. Padahal, data yang ada itu pun tidak menunjukkan realita jumlah TKI overstayer yang sebenarnya. Karena banyak yang masih belum terdata.

“Pemerintah harus segera mengambil keputusan politis untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang tidak diinginkan dan melakukan langkah-langkah perlindungan yang lebih progresif bagi para TKI,” tandasnya.

Dia menjelaskan, bagi yang tidak tercover amnesti akan mendapat sanksi hukum dari Pemerintah Saudi berupa ancaman kurungan atau cambukan dan deportasi.

Dia pun berharap kepada Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera melakukan antisipasi pasca berakhirnya masa amnesti.

“Sediakan shelter penginapan, terutama bagi perempuan dan anak-anak. Karena sudah banyak para TKI overstayer yang diusir dari apartemennya disebabkan pemilik apartemen khawatir akan sanksi dan denda,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Pemerintah RI harus melobi Pemerintah Saudi Arabaia secara formal maupun informal untuk memperpanjang kembali masa amnesti.

“Bila permohonan perpanjangan amnesti ditolak, pemerintah harus segera mengambil opsi mengajukan pemulangan massal tanpa harus memiliki data lama sebagai syarat exit permit dari Saudi,” paparnya.

sumber







Bukan Rieke Diah Pitaloka namanya jika tidak bersuara lantang menyangkut persoalan kesejahteraan buruh. Merespon gejolak aksi demonstrasi buruh yang menuntut kenaikan upah beberapa hari terakhir ini yang dinilainya sebagai reaksi akibat perundingan yang selalu macet, politisi PDIP ini kembali mengatakan bahwa dukungan untuk memerjuangkan hak-hak buruh agar bisa hidup layak menjadi sebuah harga mati yang tidak bisa ditawar.


“Pemerintahan bisa berakhir, tapi yang namanya rakyat, terutama pekerja akan tetap ada dan harus tetap ada,” ujarnya kepada LICOM, Jumat (01/10/2013).

Menurut anggota Komisi IX DPR RI ini, saat ini pemerintah Indonesia belum memiliki sistem UU pengupahan yang jelas. Padahal persoalan ini adalah amanat dari Presiden pertama, Bung Karno yang harusnya ditunaikan.

“Ingat, tahun 1950 di perlemen ini ada amanat Bung Karno bahwa kita harus punya UU sistem pengupahan. Ke depan, ini yang akan kita dorong agar ada,” terangnya.

Mantan artis yang dulu akrab disapa Oneng ini merekomendasikan harus ada semacam strategi pengupahan yang tidak boleh terpisah dari kebijakan industri, dimana salah satu komponen pentingnya adalah kebijakan perlindungan terhadap buruh.

“Untuk upah sendiri tentu saja harus ada perhitungan, melihat kapasitas modal, kapasitas industri, kapasitas tenaga kerja termasuk kapasitas sektoral di dalamnya,” pungkasnya.

sumber







Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Indra mengatakan, pungutan liar menjadi penyebab utama atas murahnya upah buruh di Indonesia. Maraknya aksi pungutan liar ini, kata Indra, menjadi bukti bahwa pemerintah telah gagal menjalankan fungsinya dalam menegakkan aturan pengupahan.

“Pemerintah dangan Tupoksinya tidak menjalankan fungsi dangan maksimal. Dari total 100% biaya produksi perusahaan, buruh hanya kebagian jatah 12 persen. Yang tinggi adalah pungli (pungutan liar),” ujarnya dalam diskusi bertema “Buruh Mengeluh Pengusaha Berpeluh” di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (02/11/2013).

Atas persoalan ini, lanjut Indra, perusahaan tentu akan lamban berkembang karena kurangnya daya saing yang disebabkan oleh pungutan liar. Karena itu, ia mendesak agar penegakan hukum segera diperhatikan oleh pemerintah.

“Karena masih akan banyak pekerja yang diberi upah di bawah UMP. Ini yang jadi akar masalah. Kalau mau naikkan upah, logikanya bagaiamana daya beli dikembalikan akibat imbas kenaikan BBM. Kita tidak fair menaikkan upah tapi tidak mengindahkan hal ini,” pungkasnya.

sumber







CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono mengatakan telah mendistribusikan kembali dana kontribusi komersial kepada klub peserta Indonesia Super League (ISL). Total setiap klub menerima senilai 500 juta rupiah.


Seperti dilansir situs resmi Liga Indonesia, sebelumnya PT Liga Indonesia sudah mencairkan hak setiap klub sebesar 1 miliar rupiah. Dengan demikian, setiap klub masih memiliki dana sebesar 1,5 miliar rupiah di PT LI.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sebelum kompetisi digelar, setiap klub diputuskan mendapat kontribusi komersial 3 miliar rupiah.

“Minggu lalu dan Minggu ini, kami sudah mendistribusikan 500 juta ke seluruh klub. Minggu depan kemungkinan 500 lagi sehingga menjelang RUPS semua diharapkan sudah selesai,” kata Joko.
Persoalan pencairan dana kontribusi kini menjadi pembicaraan setelah belakangan klub disebut ingin mengalihkannya untuk membayar gaji pemain.

Dalam kesempatannya, Joko menjelaskan bahwa pihaknya tidak bisa serta-merta menggunakan dana itu untuk langsung membayar gaji pemain. Prosedurnya, klublah yang mengalihkan dana tersebut dan membayar secara langsung.

“Itu juga terbatas terhadap kontribusi yang dimiliki klub. Artinya, tidak banyak yang tersisa di Liga Indonesia untuk dicadangkan membayar gaji pemain,” tutupnya.

sumber











Pelatih Timnas Indonesia Jacksen F Tiago puas atas kemenangan telak 4-0 atas Kyrgyzstan. Menurutnya permainan Timnas lebih berkembang dari penampilan saat melawan China pada 15 Oktober.


“Permainan lebih ada perkembangan dari saat melawan China. Kali ini para pemain tampil lebih tenang dan percaya diri sehingga bisa lebih menguasai pertandingan. Saya pun menekankan, yang terpenting dalam kemenangan ini adalah proses dari lahirnya empat gol tersebut, bukan berapa jumlah gol yang berhasil dilesakkan ke gawang lawan,” kata Jacksen seperti dilansir situs resmi Liga Indonesia.

“Saya bangga bisa melihat perkembangan dari tim. Hasil itu membuat kami bisa tidur dengan tenang. Imbang lawan China, saat ini anak-anak bisa menang. Paling tidak, progres ini sangat menjanjikan. Semoga lawan China kami bisa mendapatkan nilai di sana, jika Tuhan mengizinkan,” sambungnya.
Pelatih asal Brasil ini pun berharap menjadi modal bagus sebelum bertolak ke China ini bisa meningkatkan moral para pemain untuk memetik hasil sempurna di laga kualifikasi Piala Asia 2015 menghadapi China pada pertandingan 15 November.

Mengenai bongkar pasang pemain, Jacksen mengatakan bahwa dia masih akan melakukan simulasi-simulasi untuk mencari formasi terbaik yang akan diturunkan pada laga yang akan menentukan nasib Indonesia di kualifikasi Piala Asia kali ini.

Pada babak pertama di lini depan Jacksen memainkan Zulham dan Samsul Arif, sementara Titus Bonai dan Boaz Solossa dipasang pada babak kedua. Sejumlah pemain juga diganti pada paruh kedua.
“Nanti yang terlihat paling siap pada hari pertandingan, mereka yang akan dipilih,” tutupnya.

sumber







Pengusutan `uang siluman’ Rp 8 miliar di Kasda Pemkot Surabaya terus dilakukan Kejati Jatim. Setelah gagal memanggil Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya pada Jumat (1/11/2013) kemarin, Kejati Jatim akhirnya memanggil pejabat Dinas Pengelolaan Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Surabaya untuk dimintai keterangan seputar keberadaan uang tak bertuan tersebut.


Masing-masing Sekretaris DPPKD Surabaya, Yuniarto Herlambang dan Kasi Pajak Hiburan dan Reklame, Indira Wahyuni. “Mereka diperiksa untuk menjelaskan bagaimana ada uang titipan pajak reklame di rekening Pemkot Surabaya,” ujar Kasidik pidana khusus Kejati Jatim Rohmadi.

Sementara itu, usai diperiksa Sekretaris DPPKD Surabaya Yuniarto Herlambang mengaku sama sekali tak mengetahui secara detail kapan ada dana titipan atau uang tak bertuan dari reklame sebesar Rp 8 miliar. “Saya kurang paham apa uang Rp 8 miliar itu ada sejak 2009 atau 2011 lalu. Yang tahu detailnya adalah bendahara,” terangnya.

Pihaknya juga tak mengerti, kapan uang titipan reklame itu masuk ke rekening Pemkot Surabaya, yang juga jadi tempat menyimpan dana Kasda. Dia melihat, perusahaan reklame tiba-tiba sudah memasukkan dana ke rekening itu. “Tapi uang yang ada di rekening itu tak hanya dari reklame saja, namun juga dari pendapatan lain,” tambahnya.

Dipaparkannya, meski ada uang yang masuk ke rekening Pemkot Surabaya, namun pengambilanya harus sesuai prosedur. “Kami tak bisa serta merta mengambil uang itu begitu saja. Ini adalah uang negara dan untuk mengambilnya tetap harus ada prosedurnya,” pungkasnya.

sumber







Timnas Indonesia mampu melibas Kyrgyzstan dengan skor 4-0. Tetapi ada pemain yang menjadi salah satu aktor terciptanya kemenangan besar ini. Pemain tersebut adalah penyerang sayap Zulham Zamrun yang sukses memborong dua gol.


Seperti dilansir situs resmi Liga Indonesia, Zulham menjebol gawang Kyrgyzstan masing-masing di menit 28 serta gol kedua dicetak pada menit ke-38 atau sebelum dua gol dicetak oleh Titus Bonai dan Ahmad Jufrianto, masing-masing pada menit ke-66 dan 70′.

Laga ini menjadi laga yang spesial baginya, karena sumbangan dua gol ini menjadi gol perdananya bagi Indonesia.

“Sangat Bangga bisa mencetak gol untuk Negeri ini. Saya persembahkan gol ini untuk seluruh masyarakat Indonesia,” kata Zulham usai laga.

Selain itu, Zulham juga mengaku kecewa dengan sedikitnya penonton yang datang ke stadion. Karena menurutnya, setiap timnas bertanding, bisa menjadi momen bagi rakyat Indonesia untuk memberikan dukungan penuh di stadion sebagai pembakar semangat pemain.

“Saya sama sekali tidak tegang dalam pertandingan tadi. Penampilan saya tadi juga sekaligus pembuktian bahwa saya layak jadi starter timnas,” harap pemain asal Mitra Kukar ini.

Sebelumnya, Zulham tampil ketika Indonesia menghadapi Arab Saudi dalam uji coba, 7 Oktober 2011.

sumber